Otomotif

Pabrik Mobil Nissan di Indonesia Tutup, Pilih Thailand Jadi Basis Produksi.

0
Salah satu varian mobil Nissan
Foto Ilustrasi

BEBUAL.com – Nissan Motor Corporation mengumumkan rencana penutupan pabrik perakitan kendaraan bermotor di Spanyol dan Indonesia dalam rangka efisiensi global.

CEO Nissan Makoto Uchida mengatakan, dalam peta jalan empat tahunan perseroan, pihaknya bakal memfokuskan kegiatan pabrik di Inggris dan Sunderland untuk memasok unit di kawasan Eropa. Sementara untuk wilayah Asean Basis produksi Nissan akan beralih ke wilayah Thailand.

“Kami sekarang akan berkonsentrasi pada kompetensi inti kami dan meningkatkan kualitas bisnis kami, sembari mempertahankan keadaan keuangan guna mencapai profitabilitas,” kata Uchida dilansir laman resminya, Jumat (29/5/2020).

Dalam restrukturisasi ini, pabrikan terbesar nomor dua di Jepang tersebut juga akan memangkas target utilitas produksi global hingga 20 persen dan biaya-biaya tetapnya.

Termasuk di dalamnya, memfokuskan operasi pada geografis tertentu, seperti Jepang, China, dan Amerika Utara, serta memanfaatkan aset aliansi guna mempertahankan bisnis sesuai di Amerika Serikat (AS), ASEAN, dan Eropa.

Nissan melaporkan kerugian 671,2 miliar yen atau 6,2 miliar dolar AS pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2020 lalu. Ini merupakan kerugian tahunan pertama sejak 2009, setelah dilanda krisis keuangan global.

Dari sisi produksi kendaraan secara global, disebutkan juga ada penurunan hingga 62 persen pada April dari tahun sebelumnya menjadi 150.388 kendaraan.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, memang telah memberikan pernyataan soal penutupan pabrik Nissan di Indonesia pada Maret lalu.

“Nissan telah memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraan di pabrik Nissan di Indonesia,” kata Sekiguchi, dalam pernyataan resmi yang diterima detikOto, Maret lalu.

“Ini adalah bagian dari rencana optimisasi yang mencakup rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis,” ujarnya.

“Kami akan terus bekerja dengan mitra Aliansi kami untuk memastikan footprint manufaktur di Indonesia,” sebut Sekiguchi.

Sekiguchi menegaskan, Nissan akan tetap eksis di Indonesia. Berhenti produksi bukan berarti merek asal Jepang ini hengkang dari pasar otomotif Indonesia.

Pabrik Nissan di Purwakarta, Jawa Barat, memang sudah lama tidak memproduksi mobil merek Nissan lagi. Pabrik itu diketahui sempat memproduksi mobil Nissan Grand Livina.

Namun, setelah peluncuran Livina generasi terbaru yang juga kembaran Mitsubishi Xpander (Livina terbaru diproduksi di pabrik Mitsubishi sebagai bagian dari aliansi global antara Nissan dan Mitsubishi), pabrik itu hanya memproduksi mobil Datsun. Hingga akhirnya, Nissan resmi menyetop produksi mobil Datsun di pabrik tersebut awal 2020 ini. (*)

Dari berbagai sumber

Sambut New Normal, ATB Sudah Lakukan Ini

Previous article

Hubungan Intim yang Sehat, Butuh 6 Tips Ini

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *