DestinationTravel

Matano, Danau Purba yang Melegenda

0

BEBUAL – Matano Lake atau Danau Matano kini menjadi salah satu lokasi favorit untuk berwisata. Lokasi wisata yang berada di kawasan pegunungan Verbek, Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan ini menyediakan banyak aktivitas air yang dapat memacu adrenalin wisatawan yang berkunjung kesana.

Saat ini pengelolaannya sudah sangat baik. Disana pengunjung bisa naik perahu kano atau rafting hingga snorkeling. Danau Matano mempunyai daya tarik tersendiri sebagai lokasi wisata air yang menarik. Karena selain berwisata air, wisatawan juga bisa mengunjungi gua yang berada di tebing papan yang berada di pinggir Danau Matano.

Tiga dari enam gua yang berada di sekitar Danau Matano, berada di bibir danau. Gua tersebut bahkan tembus langsung ke Danau Matano. Terdapat juga gua tengkorang yang berada di sekitar pemukiman warga. Dalam gua itu memang banyak tengkorak manusia yang konon telah ada ratusan tahun yang lalu di sana

Keindahan lainnya yang disajikan oleh Danau Matano adalah wisatawan bisa mengunjungi sejumlah pulau yang berada di tengah Danau Matano. Jika hendak ke sana wisatawan bisa menggunakan perahu motor dari Matano Yacht Club. Lokasi tersebut dapat ditempuh sekitar 40 menit naik perahu motor. Di pulau itu pengunjung bisa menikmati buah dan melihat ikan-ikan yang ada di pulau tersebut.

Danau Matano biasanya dipadati pengunjung pada hari libur dan akhir pekan. Pada hari biasa, Danau Matano hanya ramai pada sore hari saja, karena menjadi lokasi warga untuk melihat matahari terbenam.  Udara yang segar dan pemandangan asri merupakan andalan dari Danau ini

Danau Matano adalah danau terdalam ke-3 se-Asia dan terdalam ke-10 di dunia. Danau yang memiliki panjang 28 kilometer dan lebar 8 kilometer ini memiliki kedalaman 590 meter. Konon ada banyak ikan purba yang hidup di dasar danau yang berada di ketinggian 382 meter di atas permukaan laut ini. (*)

‘No Time To Die’, Film James Bond Termahal Sepanjang Sejarah

Previous article

Pesona Tanjunguma, Kampung Kuliner Ramadan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *